perasaan orang tua ketika kita menikah
minggu kemarin dikolom cerpen kompas saya terpaku pada sebuah cerita tentang perasaan orang tua ketika anaknya menikah. Secara singkat ceritanya seperti ini, seorang ibu bercerita kepada pembaca bahwa dia merasa diakhir hidupnya dia kembali sepi. dia punya anak 3 orang wanita, dan semua sudah menikah. komunikasi dengan anak2nya yang sudah menikah terus menurun intensitasnya, dari mulai seminggu sekali anaknya menelpon atau datang, sampai akhirnya sekarang, anak-anaknya menelponpun jarang. saya kemudian bercermin, apakah ibu dan bapak saya berpikiran seperti ini juga sekarang? tidak bisa dipungkiri saya pun seperti itu, komunikasi dengan orangtua menjadi kurang, apalagi dengan kesibukan mengrus pekerjaan dan urusan rumah tangga sendiri membuat pergeseran pada hal-hal mana yang diutamakan. pyuh…apakah ini konsekuensi sebuah pilihan, saya tidak tau, yang pasti doa kepada orangtua trus mengalir, dan bakhti saya sebagai anak tidak mungkin bisa menggantikan bakti orang tua terhadap anaknya…smoga Allah melimbahkan rahmatnya pada orang tua kita semua, dan kita diingatkan untuk selalu berbakti pada mereka…amin…