arghhh
argh…..argh…..argh…………hmmmm……arghghhhhh……..
sebuah risiko pilihan
anda telah memilih sesuatu saat ini, kemaren, atau kemaren lusa? ingatlah bahwa pada setiap pilihan yang kita ambil, berarti kita juga mengambil risiko yang ada. Anda melewati jalan yang lurus ataupun jalan berkelok, semua punya risiko, dan pikiran kita yang menentukan seberapa besar risiko tersebut untuk diri kita sendiri…
saat pikiran kita melihat atau merasa bahwa risiko tersebut kecil, bahkan jalan berliku dan terjalpun kalo pikiran kita meminimalkan risiko itu, maka kecil risiko itu walaupun orang lain mengatakan bahwa risiko yang kita ambil besar. sekali kita terbawa pada pikiran orang lain yang mengatakan bahwa risiko itu besar, maka pikiran kita mengikuti pikiran orang lain.
Marilah berfikir positif…..walapun…..
menulis…
ingin sekali aku menulis panjang lebar tentang banyak hal yang ada di otakku ini, hanya untuk menunjukkan kepada dunia bahwa aku “DEDI” ada di dunia ini, biar semua tahu apa yang saya pikirkan. apa yang saya pikir tentang saya, anda, kalian, kita, negara, dan semua hal yang ada di dunia fana ini…….
tidak..tidak untuk menyombongkan diri…
Pak polisi koq gitu sih…
ini cerita pas kemaren, jalan-jalan cari oleh2 bakpia 25 di tempat buatnya. Kemaren siang-siang abis makan, karena ada titipan amanat untuk beli oleh-oleh buat orang Lampung, saya mampir ke t4 buat bakpia 25 di deket asrama polisi sana. Nah..pas mau pulang dari arah jalan masuk ada mobil kijang kotak dan terus muter di tempat muter mobil-mobil dan set…tuh mobil berhenti aja dengan cuek di t4 pas puteran. Sang tukang parkir yang berusaha biar parkirnya tertib deketin mobil kijang itu. pas mau deket pintu mobil kebuka dan keluarlah seorang polisi dengan nama XXX.
tukang parkir minta supaya mobil kijangnya Pak Polisi yang terhormat itu untuk diparkir di tempatnya karena itu tempat mobil-mobil berputar (jalannya sempit). Tapi dengan cueknya si Polisi tak menganggap tukang parkir dan terus aja dengan tampang enggak enak di liat nyelonong masuk tempat bakpia.
alhasil, mobil-mobil yang mau keluar harus mundur dulu baru bisa muter di t4 lain. Wah pak polisi ini gimana tho, mana “Pengabdian terbaiknya”? wong di minta parkir di tempat yang bener aja enggak mau.
tukang parkir dengan sedikit menggeleng akhirnya bilang sama saya ” maaf mas, dimaklumi aja”….dimaklumi??
siang hari yang mendung
senin awal kerja tahun 2009
pyuuuhhh…yup sebuah kata yang cukup cocok untuk menggambarkan bagaimana rasanya hari pertama kerja setelah libur puannnjangggg…….trus lagi ditambah harus berangkat jam 1/2 5 pagi…weleh..weleh…golek duit yo ngene iki resikone…tak tompo ae..semoga keputusan terbaik buat ku yang diatur oleh Allah SWT….amin…semoga semakin mendekatkan diriku pada Tuhan, dan Keluarga semakin sakinah mawadah dan warahmah…aminnnnn……
memperlebar zona nyaman
seberapa lebar zona nyaman anda?? sebesar kabupaten? provinsi? atau hanya sepetak kamar 3X3? coba sekarang kita pikir-pikir. zona nyaman yang saya maksud adalah sebuah komunitas dimana kita sudah sangat merasa kecocokan ada di sana, kita merasa benar-benar merasa nyaman dengan keadaan yang ada dan kita berusaha mempertahan kan keadaan yang ada terus-menerus, bahkan seandainya ada perubahan, perubahan itu harus sesuai dengan apa yang sudah ada saat itu.
kenapa saya menulis ini? karena boleh dibilang zona nyaman yang ada di diri saya sekarang, tiba-tiba di bimbangkan dengan apa yang sedang terjadi. Adanya perubahan orang-orang baru disekitar kita, tempat baru, lingkungan baru, yang membuat kita kembali lagi berusaha untuk menjadikannya sebagai zona nyaman yang lebih besar dari sebelumnya.
Yang jadi pertanyaan sekarang adalah, berhasilkah kita nanti memperlebar zona nyaman kita seluas-luasnya?
selalu dan selalu yang menjadi kekhawatiran adalah ketika kita tidak berhasil memperluas zona nyaman kita, dan ternyata malah mempersempitnya?
seorang kawan berkata “cobalah dahulu baru engkau tau hasilnya, jangan belon apa-apa dah keoq”..(easy to say not easy to do)
ahhhh…saya coba tarik nafas panjang dan berusaha saja….god bless me and my familiy….
Siapkah Anda dengan harga BBM??
kemaren, di tv pak RI-2 bilang…
“Harga solar akan turun, dan kemungkinan juga harga bensin akan turun di bulan januari 2009. selain itu harga premium akan mengikuti harga pasar dunia, dan pemerintah tidak mensubsidi, hanya mensubsidi solar. Premium kan komersil, untuk mobil pribadi, kan enggak ada truk2 pengangkut yang pake solar…”
sambil makan bakso pak narto, saya mikir-mikir…kira-kira gimana Indonesia raya ini begitu harga premium disesuaikan dengan harga pasar. sekarang aja dengan harga 5.500 itu masih disubsidi oleh pemerintah, dengan perkiraan harga sekarang dimana minyak dunia katakanlah 60-70 dolar, harga premium indonesia 5.000-6.000 plus subsidi pemerintah, itu aja dah banyak orang pada bingung. Gimana kalo harganya ampe 100 dolar ke atas?? harga premium bisa 12.000-15.000 (mungkin)…sip tenan kan…yang saya khawatir lagi, semua menggunakan alasan harga bahan bakar untuk menaikkan harga, dan biasanya kalo dah naek, susah banget turunnya…(tulll enggak??)…Apalagi diperkirakan tahun 2009 akan ada beribu-ribu orang di PHK karena efek krisis keuangan dunia…pyuh…
terus terang saya bingung…Indonesia ini mau kemana ya? maju..mundur..apa keganjel di tengah-tengah??
hidup
hidup itu sangat misterius…tidak ada yang tau sampai kita menjalaninya…kadang membahagiakan kadang meresahkan…tapi jangan pernah berhenti menatap dan maju kedepan karena itu semua…
sleep well….
ta..ta..ta..ta…
hore…anakku berceloteh nyaring….kalo boleh disamain emang waktu berceloteh pas setelah subuh, sama seperti burung yang ada di warung depan. bunyinya kalo di rata-rata ya seperti judul itu..ta..ta…ta..ta…
alhasil dimulai lah program intensif (seperti menjelang UN atawa UNAS) pengenalan kata-kata, biar si kecil taunya enggak cuma ta..ta..ta.., bahwa di dunia ini ada juga alif, ba, baru ta…he..he..atau juga bahwa ada huruf a, b, c dst..dst…
peraturan tidak boleh berbicara cedal semakin diperketat, enggak cuma mbak atau masnya aja yang kena, tapi juga pak de, bu de, dan semua yang ada di rumah..(sip)..
ada satu lagi kemajuan si kecil, ternyata dah bisa tau kalo ibu bapaknya mau pergi…akibatnya muter-muter desa sebentar (kalo enggak keburu-buru) jadi wajib dilakukan…wong anak pinter je…biar nanti kalo ketemu ama si mare dan lainnya bisa ngobrol pake semua bahasa, mau bahasa jawa, inggris, arab, kalo perlu bahasa tanpa kata-kata..he..he..
Namanya juga rejeki..
seperti ustad bilang kalo pas di pengajian, bahwasanya rejeki/nikmat dari 4JJI itu akan datang dari manapun tanpa kita sangka-sangka, dan nikmat akan lebih terasa ketika sebelumnya kita tidak merasakan bahwa hal tersebut merupakan karunia yang luar biasa dari Sang Maha Kuasa.
Mau tau ceritanya? Hari kamis kemaren, sore sekitar jam 5, saya dengan istri mampir ke toko buah langganan di jakal, setalah istri pilih-pilih, saya koq tergerak hatinya buat ngeliat buah apa sih yang dibeli. turunlah saya dari kendaraan. seperti kebiasaan pada waktu di luar bulan rahmadhan, dengan seizin mbak penjual, karena melihat tuh buah kelengkeng berteriak-teriak manggil-manggil minta dicicip, saya dengan santainya memetik satu bauh kelengkeng. begitu di kupas kulitnya…hup…masuklah kelengkeng itu kedalam mulut. satu gigitan, dua gigitan…ah manisnya kerasa banget..begitu mau di telan…
“Eh..eh…mas, kan puasa..” IStri saya langsung ngingetin…dan alhasil, buah kelengkeng yang sudah hampir sedetik lagi masuk ke pencernaan saya, dibuang dengan sedikit tertahan….
nah pas buang itu, ternyata ada anak kecil yang lagi nemenin ibunya beli buah ngeliat saya sambil senyum-senyum…ya sudah saya balas saja senyumnya anak kecil itu, sambil bilang ke istri astagfirullah..hampir aja masuk..untung diingetin…
akhirnya tuh kelengkeng terbuang seluruhnya, kecuali tentu saja rasa manis yang sudah nempel di lidah..
kat ustad lagi kalo pas puasa kita lupa dan memakan sesuatu, maka itulah rejeki kita…maka setelah istigfar, dengan suara rendah saya berucap..alhamdulillah..enak yah makan kelengkeng pas puasa…he..he..
kemudian saya bilang sama istri, coba ngingetinnya pas kelengkengnya sudah masuk mulut, kan lebih muaantaaabbb lagi…he..he..he.. (dasar manusia).
memang nikmat itu terasa nikmat ketika benar-benar dibutuhkan…makan disaat lapar…sehat setelah sakit…tidur setelah mengantuk…nah yang jadi pertanyaan, apakah kita menyadari bahwa nikmat yang diberikan oleh Sang kuasa benar-benar berlimpah, dan kita menyadari akan hal itu, lalu bersyukur kepada-Nya? (kalo ini monggo di jawab sendiri-sendiri)